

KabarAnambas.com Anambas – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas ikuti kegiatan video conference (vicon) rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka pengendalian inflasi di daerah tahun 2023, di Ruang MC Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Senin 13 November 2023.
Kegiatan Vicon ini dipimpin oleh Kemendagri Jenderal Pol (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph. D yang dihadiri oleh Bupati Kepulauan Anambas yang diwakili oleh Asisten II Kabupaten Kepulauan Anambas, Andi Agrial, Danramil 02 Tarempa diwakili, Sertu Brandes, Kepala BPKPD Kabupaten Kepulauan Anambas diwakili, Ella Sartika, Kepala Dinas Perhubungan dan LH Kabupaten Kepulauan Anambas diwakili, Firdaus, Kepala Inspektorat Kabupaten Kepulauan Anambas diwakili, Risdayani, Kabag Ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas, Yohanes, Analisis Perekonomian Kabupaten Kepulauan Anambas, Jeaction, S.E, Analisis Keuangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Mardewita.
Menteri dalam negeri Jenderal Pol (Purn) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph. D dalam sambutannya mengatakan bahwa Inflasi Indonesia dibanding global relatif terkendali baik diangka 2,56 % dan inflasi Indonesia peringkat 141 dari 186 negara di dunia.
“Inflasi Indonesia berada pada peringkat 7 dari 11 negara ASEAN,” ungkap Tito.
Dijelaskan Tito, Pemerintah daerah diharapkan untuk melakukan monitoring ketersediaan/stok beras disetiap masing-masing daerah serta mencari solusi tentang kenaikan harga beras. Perlu dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat (Kemendagri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Bapanas, dan Bulog) dan pemerintah daerah (Kepala Daerah, Sekda, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Perdagangan dan Dinas terkait lainnya) untuk segera melaporkan kondisi dan apabila terjadi kekurangan sehingga dapat segera diintervensi baik oleh daerah maupun oleh pusat, paparnya.
“Diharapkan kepada tim Pengendali Inflasi Pusat-Daerah untuk melakukan pemantauan dan pengecekan secara terus menerus terkait ketersediaan stok, harga-harga pangan dan jalur distribusi,” ujar Tito.
( F )