

KabarAnambas.com Anambas – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Anambas merayakan momen bersejarah dengan melaksanakan Tepuk Tepung Tawar sekaligus Peresmian Kapal Bus Roro KMP. Anambas Bermadah 7, yang akan melayani rute Desa Air Asuk – Kp. Baru Piabung. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan mobilitas masyarakat, memperluas akses transportasi, dan mendukung pembangunan daerah, Kamis (28/12/2023).
Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Kadir, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat dalam keberhasilan proyek ini. Beliau juga menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk pembuatan Kapal Bus Roro berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI), dengan total dana sekitar 9,8 miliar rupiah. Kabupaten Anambas berhasil mendapatkan satu kuota dari dua kuota yang tersedia di Provinsi Kepulauan Riau.
“Terimakasih atas kontribusi seluruh pihak dalam suksesnya pembuatan Kapal Bus Roro untuk Kabupaten Kepulauan Anambas. Untuk diketahui, ini merupakan anggaran dari DAK Kemenhub RI dengan alokasi dana kurang lebih 9,8 Miliar yang mana Anambas mendapatkan 1 kuota darri 2 di Provinsi Kepulauan Riau,” ungkap Abdul Kadir.
Beliau juga memberikan dorongan kepada masyarakat Anambas untuk mematuhi regulasi dan aturan membayar kontribusi ketika menaiki Kapal Bus Roro. Abdul Kadir menegaskan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari upaya pembangunan daerah yang lebih baik, melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat Anambas agar dapat mematuhi aturan yang ada terkait regulasi membayar retribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra, turut menyampaikan bahwa peluncuran Kapal Bus Roro ini merupakan salah satu langkah dalam menyediakan akses transportasi yang merata bagi masyarakat. Wan Zuhendra berharap agar seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga aset ini untuk kepentingan bersama.
“Ini merupakan upaya Pemda Anambas dalam mewujudkan transportasi masyarakat yang aman dan nyaman, untuk itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Anambas agar dapat menjaga bersama-sama aset yang telah dimiliki,” ucap Wan Zuhendra.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan potensi perluasan rute layanan Kapal Bus Roro ini. Dia menyatakan, “Nantinya, akan ada kemungkinan kapal penyeberangan Roro ini bisa melayani rute lain seperti Siantan – Palmatak nantinya. Kita akan berkoordinasi sekaligus memikirkan hal-hal yang perlu diperhatikan dululah.”
Wan Zuhendra juga memberikan arahan kepada Dishub LH agar meningkatkan keterampilan dan sertifikasi dari kru kapal. Dia juga mendorong agar daerah-daerah lain yang membutuhkan akses transportasi serupa dapat diidentifikasi dan diupayakan memperoleh layanan yang setara.
“Kepada Dishub LH, Skill dan sertifikasi Crew Kapal juga agar dapat ditingkatkan lagi, pemetaan yang merata juga harus dilakukan, seperti di Pulau Jemaja atau daerah lain yang juga membutuhkan, perencanaan dalam spesifikasi kapal juga harus berbeda mengingat daerah-daerah lain belum tentu sama situasi geografisnya,” pesan Wakil Bupati.
Inisiatif Pemda Anambas untuk menyediakan akses transportasi laut yang lebih baik dengan Kapal Bus Roro KMP. Anambas Bermadah 7 memberikan harapan baru bagi masyarakat setempat. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan layanan ini dapat memberikan dampak positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperkokoh konektivitas antar-pulau, dan memberikan kesejahteraan bagi penduduk Anambas. (Firman)