Tiga Tahun Tak Berfungsi, Warga Berharap Adanya Perbaiki Embung Air Senilai Rp 24 Miliar di Desa Nyamuk

Foto Kondisi Embung di Desa Nyamuk Anambas senilai Rp 24 Miliar yang tidak berfungsi selama 3 tahun pasca-dibangun

KabarAnambas.com Anambas – Aparat desa Bersama warga sangat menyayangkan tidak berfungsinya Embung air baku yang ada di Desa Nyamuk.

Mengingat sudah hampir 3 tahun lamanya, Embung Air senilai Rp24 Miliar ini tidak dioperasikan setelah bangun.

Adnan, Kepala Desa Nyamuk sangat menyayangkan tidak berfungsinya Embung Air Baku ini. Bahkan dalam proses pembuatannya, pihaknya menilai dibuat ‘asal-asalan’ sehingga tidak bisa menampung debit air dengan maksimal.

“Embung ini kan fungsinya guna menampung air hujan. Akan tetapi setelah dibangun tiga hun lalu hingga saat ini tidak berfungsi,” kata Adnan saat ditemui awak media pada Senin (7/4/2025).

Pihaknya pun mengaku sudah membuat laporan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Wilayah  IV Batam. Dan pada tahun 2023 lalu, pihak BWS memintanya untuk mengerahkan 10 warga agar memperbaiki kondisi embung.

“Waktu itu sempat kerja, tapi baru 4 hari sudah disuruh berhenti. Sampai sekarang terbengkalai tidak berfungsi. Bahkan, tahun 2024 juga turun lagi BWS. Tapi cuma bersihkan jalan saja, bukan fokus ke embung,” jelas Adnan.

Pihaknya pun berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah (pemda) maupun BWS untuk dapat memperbaiki Embung Air Baku Desa Nyamuk, sehingga dapat berfungsi untuk menampung debit air.

Sebagaimana diketahui, Embung Air Baku Desa Nyamuk dikerjakan oleh PT. Aiwondeni Permai dengan nilai kontrak Rp24.6 Miliar dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun 2021.( F )

213

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like