

KabarAnambas.com Anambas – Suasana antusias mewarnai Gedung Serba Guna Pokmas Raflesia Mekar, Dusun Rintis Hulu, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, saat lokalatih pemanfaatan media sosial digelar selama tiga hari, Sabtu–Senin, 1–3 November 2025. Kegiatan yang diikuti 20 peserta—mayoritas pelajar SMAN 1 Siantan dan SMP Tarempa Selatan—hadir bersama para ketua RW/RT, tokoh masyarakat, serta perwakilan pemerintah daerah, sehingga total 40 orang turut memeriahkan pembukaan acara.( Senin,17’11/2025 )
Acara dibuka oleh MC Arianti, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Empat perwakilan memberikan sambutan, yakni tokoh masyarakat Arpandi, perwakilan Yayasan Dian Pradikta Indonesia (YDPI) Diyah Ningrum Rosmawati, perwakilan Dinas Kominfo Anambas Hani Eka Saragih, S.Sos, serta Kepala Desa Tarempa Selatan Surianto.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Surianto menyampaikan apresiasi kepada YDPI dan Panglima Studio yang telah menghadirkan pelatihan bernilai edukatif ini. “Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas warga desa dalam memanfaatkan media sosial secara positif,” ujarnya sebelum resmi membuka lokalatih.
Usai pembukaan, pelatihan langsung dimulai. Panglima Studio yang dipimpin Sarman memberikan materi seputar etika membuat dan membagikan konten, teknik shooting video, penyuntingan, hingga editing. Para pelatih—Arif, Tomy, Rizki, Safnayanti, dan Sarman—mengajak peserta mempraktikkan ilmu secara langsung.
Pada hari kedua, peserta dibagi menjadi lima kelompok dan diminta membuat konten sesuai minat mereka. Hasilnya beragam: mulai dari video olahraga, petualangan, kuliner, hingga traveling—menunjukkan kreativitas remaja Tarempa Selatan yang luar biasa.
Panglima Studio juga menayangkan beberapa karya mereka sebagai inspirasi, termasuk film budaya, drama edukasi, hingga dokumenter tentang Kepulauan Anambas seperti Gubang Movie dan Aidil Fitri. Tayangan ini diharapkan memotivasi peserta untuk kelak mampu memproduksi konten berkualitas.
Rencana Pembinaan Berkelanjutan
Di hari terakhir, seluruh kelompok mempresentasikan karya mereka didampingi para pelatih. Pada sesi penutupan, YDPI dan Panglima Studio mendiskusikan rencana untuk mengadakan pelatihan rutin bagi masyarakat Tarempa Selatan.
Pelatihan lanjutan nantinya tidak hanya menyasar remaja, tetapi juga warga umum yang tertarik belajar membuat konten media sosial yang positif, edukatif, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang menggembirakan bagi Desa Tarempa Selatan untuk membangun budaya digital kreatif dan produktif, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda Anambas untuk berkembang melalui dunia konten.( F )