

KabarAnambas.com Anambas – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan soliditas organisasi saat melantik sejumlah pejabat baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas
.
Dalam sambutannya, Bupati memberi pesan tegas agar seluruh pejabat bekerja sesuai aturan serta menghindari praktik-praktik yang dapat merusak tata kelola pemerintahan.
Aneng menekankan bahwa setiap pejabat akan dievaluasi secara objektif dan berkala sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan publik.
“Evaluasi akan menjadi dasar dalam menilai dan menentukan langkah pembinaan ke depan. Tunjukkan kerja nyata, tunjukkan kualitas kepada masyarakat,” ujarnya disela-sela pelantikan pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas pada Senin (29/12/2025).
Dalam pidatonya yang penuh penegasan, Bupati mengingatkan para pejabat agar tidak menyalahgunakan wewenang, terlebih melakukan praktik-praktik yang merugikan pemerintahan maupun masyarakat.
“Hati-hati. Jangan coba-coba bermain di lautan yang tenang. Jangan bermain goyang-goyang. Ingat, kita punya keluarga, kita punya anak istri. Hukum tetap berjalan,” tegas Aneng.
Ia meminta setiap aparatur untuk berani mengatakan benar jika benar, dan salah jika salah. “Kalau boleh ya bilang boleh, kalau tidak boleh ya bilang tidak boleh,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa dalam sistem pemerintahan hanya ada satu kepemimpinan. Ia meminta seluruh pejabat menjaga komitmen, loyalitas, dan tidak terpecah oleh kelompok atau keberpihakan tertentu.
“Tidak ada lagi orang A, orang B, atau orang C. Kita semua satu. Bukan jabatan yang kita kejar, tapi kebersamaan dan profesionalitas,” katanya.
Ia menekankan bahwa ASN bekerja garis lurus berdasarkan sistem birokrasi yang jelas. Setiap urusan pemerintahan harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan: pejabat teknis ke Sekda, lalu Wakil Bupati Dan akhirnya ke Bupati.
“Jangan putus mata rantai. Jika Sekda tidak merespons, ke Wakil. Jika Wakil tidak merespons, baru ke saya. Kita ini satu sistem, bukan berjalan sendiri-sendiri,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan agar keluarga pejabat tidak ikut campur dalam urusan pemerintahan atau menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.
“Tolong dipahami, jangan sampai orang rumah ikut mengatur atau mencampuri tugas-tugas bapak-ibu. Jangan campur ke perusahaan atau urusan pribadi. Cukup pejabat yang bertanggung jawab,” pesan Aneng.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ia dan Wakil Bupati Bayu membangun Anambas dengan hati, tanpa kepentingan pribadi. Fokus utama pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan layanan kesehatan.
“Kami ingin masyarakat Anambas sejahtera. Jadi saya minta bapak-ibu bekerja keras, tapi tetap sesuai koridor dan aturan. Jangan serong kiri, jangan serong kanan,” pungkasnya.( F )