

KabarAnambas.com Anambas – Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Marjohan, mengaku sedih dan prihatin melihat kondisi infrastruktur pelabuhan penyeberangan di Kecamatan Siantan Utara yang selama ini digunakan pelajar SMP Negeri 1 Siantan Utara, Desa Piasan, sebagai akses utama menuju dan pulang dari sekolah.( Selasa,20/1/2026 )
Sebagai wilayah perbatasan yang mayoritas berupa perairan, pelabuhan penyeberangan seharusnya menjadi fasilitas vital yang aman dan layak, khususnya bagi pelajar. Namun, kondisi pelabuhan yang digunakan para siswa justru dinilai sangat memprihatinkan dan jauh dari standar keselamatan.
Marjohan mengungkapkan, pelabuhan tersebut mengalami kerusakan parah. Atap pelabuhan sudah tidak ada, sehingga para pelajar harus menunggu kapal tanpa perlindungan dari panas matahari maupun hujan. Selain itu, ruang tunggu pelabuhan terlihat tidak layak, dengan lantai dan struktur bangunan yang mulai rapuh akibat usia dan minimnya perawatan.
“Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Beberapa tiang penyangga sudah keropos dan miring. Saya khawatir sewaktu-waktu bisa roboh, apalagi saat anak-anak berkumpul dalam jumlah banyak,” ujar Marjohan.
Ia mengaku perasaannya campur aduk setiap kali melihat pelajar menggunakan pelabuhan tersebut. Menurutnya, risiko kecelakaan sangat besar jika kondisi ini terus dibiarkan.
“Saya takut melihat anak-anak ramai-ramai menggunakan pelabuhan ini untuk naik ke kapal. Bedegup jantung saya,” ungkapnya.
Atas dasar keselamatan, Marjohan meminta agar penggunaan pelabuhan yang rusak tersebut segera dihentikan sementara. Ia menyarankan agar aktivitas penyeberangan pelajar dialihkan ke Pelabuhan Desa Piasan yang kondisinya dinilai lebih aman, meskipun jaraknya lebih jauh dari sekolah.
“Memang pelabuhan ini dekat dengan sekolah, tapi kondisinya sangat berbahaya. Demi keselamatan, anak-anak tidak masalah berjalan lebih jauh beberapa meter,” jelasnya.
Sebagai wakil rakyat sekaligus kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Marjohan menegaskan bahwa keselamatan pelajar sebagai generasi penerus bangsa tidak boleh diabaikan, terlebih di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Anambas.
Ia menegaskan komitmen PKS untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam menjaga keselamatan dan masa depan generasi bangsa, agar masyarakat di daerah perbatasan dapat hidup lebih aman, damai, dan sejahtera demi keberlanjutan pembangunan bangsa ke depan.( Man )