Gotong Royong TP PKK Anambas Perkuat Modal Sosial dan Iklim Ekonomi Daerah

Gotong Royong TP PKK Anamba

KabarAnambas.com Anambas  — Penguatan nilai gotong royong dan toleransi antarumat beragama yang dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kepulauan Anambas dinilai turut berkontribusi dalam membangun fondasi ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan gotong royong di Vihara Gunung Siantan, ( Minggu, 1/2/2026), TP PKK Anambas menjalankan satu dari sepuluh program utama PKK, yang tidak hanya berdampak pada aspek sosial, tetapi juga memperkuat modal sosial sebagai penopang aktivitas ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini meliputi pembersihan lingkungan vihara, halaman, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain menjaga kenyamanan tempat ibadah, aktivitas tersebut menciptakan ruang interaksi positif antara TP PKK dan masyarakat sekitar, yang berperan penting dalam menciptakan stabilitas sosial—faktor krusial bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas, Sinta Aneng, melalui arahan yang disampaikan kepada Uray Dhien Sahtiar, menegaskan bahwa gotong royong merupakan investasi sosial jangka panjang.

“Nilai kebersamaan dan toleransi yang tumbuh dari kegiatan gotong royong akan menciptakan lingkungan yang harmonis. Kondisi ini sangat mendukung iklim usaha, pariwisata, dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Lingkungan sosial yang rukun dan terawat, lanjutnya, turut mendorong meningkatnya daya tarik kawasan, termasuk potensi wisata religi yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat sekitar, seperti pelaku UMKM, pedagang lokal, dan sektor jasa.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan warga, sehingga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah. Keterlibatan kolektif tersebut dinilai mampu menekan biaya sosial, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“TP PKK Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus berkomitmen menjalankan kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa Indonesia,” tutup Uray Dhien Sahtiar.

Dengan pendekatan pembangunan berbasis nilai sosial dan toleransi, TP PKK Anambas menunjukkan bahwa penguatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan anggaran, tetapi juga pada kualitas hubungan sosial masyarakatnya.( Red )

20

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like