

KabarAnambas.com Anambas – Ribuan warga Anambas yang tergabung dalam Aliansi Anambas Menggugat (ALAM) bakal mendatangi Matak Base di Desa Payak Maram pada Hari Rabu 18 September 2024
Base Perusahaan Medco Ltd di Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri bakal mereka datangi dalam aksi damai tersebut.
Dalam tuntutannya, ada tiga poin penting yang mereka samapaikan.
Pertama, dibukanya kembali akses outsider atau menumpang transportasi udara tujuan Matak – Jakarta, begitu pula sebaliknya.
Sehingga masyarakat dan mahasiswa Kabupaten Kepulauan Anambas bisa kembali menumpang pesawat tujuan dari Matak – Jakarta atau Jakarta – Matak.
Mereka juga meminta agar maskapai komersial boleh kembali beroperasi seperti sebelumnya, seperti dari Tanjungpinang maupun sebaliknya.
Mereka juga meminta keterbukaan dan transparansi tentang tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibiliy (CSR) dan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP).
“Titik kumpul di lapangan bola kaki Desa Payalaman. Kemudian bersama-sama jalan kaki menuju gerbang pintu utama masuknya area kawasan perusahaan,” ucap Ketua Penanggungjawab aksi damai ALAM, Abdul Razak kepada awak media.
Aksi damai ini dilakukan setelah 6 kali pertemuan dengan pihak perusahaan sejak tahun 2023, namun belum juga mendapat titik temu.
Mereka pun sudah mengurus izin untuk aksi ke Polres Anambas.
Demo ribuan warga Anambas ini merupakan bentuk rasa kecewa dan banyaknya ketimpangan antara perusahaan.
Oleh sebab itu, ia menilai pentingnya mempersoalkan eksistensi keberadaan perusahaan minyak dan gas (migas) di Kabupaten Kepulauan Anambas dalam memberi kemanfaatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Kami berharap agar pihak perusahaan dapat membuka mediasi nantinya. Namun jika tuntutan tak juga dipenuhi, maka mereka akan terus menggelar aksi,” sebutnya. ( F )