DPRD Anambas Jemput Solusi Energi, PLN Siapkan Tambahan Daya dan PLTS untuk Dorong Aktivitas Ekonomi

KabarAnambas.com Anambas – Krisis listrik yang masih membayangi aktivitas masyarakat dan perekonomian di Kabupaten Kepulauan Anambas mulai menemui titik terang.

 

Komisi II DPRD Anambas melakukan langkah proaktif dengan berkoordinasi langsung ke PLN UP3 Tanjungpinang pada Rabu (6/5/2026), guna membahas solusi jangka pendek hingga panjang.

 

Kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD Anambas, Ayub, ini menyoroti persoalan klasik kelistrikan, yakni pemadaman bergilir yang kerap mengganggu aktivitas rumah tangga hingga pelaku usaha.

 

Dalam pertemuan tersebut, Ayub mengungkapkan bahwa krisis listrik tidak hanya berdampak pada kenyamanan masyarakat, tetapi juga menekan produktivitas ekonomi daerah.

 

Gangguan mesin pembangkit yang sudah tua serta kapasitas daya yang terbatas menjadi penyebab utama ketidakstabilan pasokan listrik.

 

“Ketika mesin rusak, proses perbaikan membutuhkan waktu. Ini berdampak langsung pada pemadaman yang lebih lama, dan tentu saja menghambat kegiatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

 

Namun demikian, hasil koordinasi tersebut membawa angin segar. Melalui PLN (Perusahaan Listrik Negara), Anambas akan mendapatkan tambahan satu unit mesin pembangkit berkapasitas 1 MW untuk wilayah Siantan.

 

Penambahan ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan pasokan listrik dalam waktu dekat.

 

Tak hanya solusi jangka pendek, rencana jangka panjang juga mulai disiapkan.

 

Anambas masuk dalam program pembangunan 20 titik Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan menjadi bagian dari transformasi energi di wilayah kepulauan.

 

Program PLTS ini dinilai strategis karena tidak hanya mengurangi ketergantungan pada mesin diesel, tetapi juga berpotensi menekan biaya energi serta membuka peluang investasi baru di sektor pariwisata dan perikanan yang sangat bergantung pada pasokan listrik stabil.

 

Rencananya, pada akhir 2026, tim dari PLN bersama Kementerian ESDM akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei lokasi pembangunan.

 

DPRD Anambas menegaskan akan terus mengawal proses ini, termasuk mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat segera terealisasi.

 

“Ini bukan sekadar soal listrik, tapi soal masa depan ekonomi Anambas. Dengan listrik yang stabil, usaha masyarakat bisa berkembang, investasi masuk, dan kesejahteraan meningkat,” tegas Ayub.

 

Ia pun mengajak masyarakat untuk turut mendukung program ini agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah.( F ).

260

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like