Malam Puncak Gowoi Pusake 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Taman Desa Putik

Gowoi Pusake 2026 Jadi Wadah Pelestarian Seni Budaya Anambas

KabarAnambas.com Anambas – Kegiatan Malam Puncak Gowoi Pusake Tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya di Taman  Desa Putik, Kecamatan Palmatak, Sabtu malam (10/1/2026). Acara yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini berhasil menarik antusiasme masyarakat dengan jumlah kehadiran mencapai Ribuan orang.

Malam puncak Gowoi Pusake turut dihadiri jajaran pimpinan daerah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), di antaranya Sekretaris Daerah KKA Sahtiar, S.H., M.M., Kepala Bappeda KKA Renaldi, perwakilan DPMD KKA, Kepala Bakesbangpol KKA Hery Fakhrizal, Kepala Disperindagkop Jefrizal, Kepala BPKPD Syarif, Kepala Dinas Pariwisata Masykur, unsur Lembaga Adat Melayu (LAM), Forkopimcam Palmatak, para kepala desa, serta sanggar seni dari Kecamatan Palmatak dan Kute Siantan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan pembacaan sholawat Busro, serta doa bersama. Ketua Panitia Gowoi Pusake 2026, Reci Kardiman, S.Sn., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan seni budaya tersebut.

Pada kesempatan itu, Sekda KKA Sahtiar, S.H., M.M. menyerahkan penghargaan kepada para pelestari seni dan budaya sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga warisan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Sekda KKA menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan Gowoi Pusake 2026 dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.

Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk berkumpul, berkreasi, dan berperan aktif dalam melestarikan kesenian daerah Kepulauan Anambas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap generasi muda semakin mencintai dan melestarikan seni budaya lokal. Kegiatan seperti ini sebaiknya terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun dan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kepulauan Anambas,” ujar Sahtiar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Medco Energy yang telah berkolaborasi dan memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan seni budaya di Kecamatan Palmatak.

Pemerintah daerah berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut untuk pengembangan seni budaya di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas.

Malam puncak Gowoi Pusake 2026 semakin semarak dengan berbagai penampilan seni budaya, di antaranya atraksi silat pisau dari Desa Candi, pertunjukan Tari Zapin, penampilan sembilan tari dasar pokok Melayu yang dipadukan dengan Raja Serampang 12, serta Joged Dangkong dari Sanggar 204 Ladan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga serta mengembangkan kekayaan seni budaya lokal sebagai identitas daerah Kepulauan Anambas.( Man )

59

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like