Pemkab Anambas Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1447 H

Bupati Anambas Pantau Harga dan Stok Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 1447 H

KabarAnambas.com Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Inpres Tarempa serta sejumlah toko distributor di Tarempa, (  Jumat, 13/3/2026  ) pagi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Danlanal Tarempa Letkol Laut (P) Romi Sitorus, Kapolres Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, perwakilan Kejaksaan Negeri Anambas Dwi Dutha, Kepala Bakesbangpol Anambas Herry Fakhrizal, Kepala DKUMPP Jeprizal, Kasatpol PP Abdul Rasyid, Camat Siantan Syamsir, serta perwakilan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan.

Pemantauan dilakukan dengan menyambangi langsung pedagang di Pasar Inpres Tarempa dan beberapa distributor untuk memastikan harga serta ketersediaan komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, hingga sayur-mayur.

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan stok bahan pokok tetap tersedia bagi masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri.

“Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat menjelang Idul Fitri tetap tersedia dan harga tetap terkendali. Dari hasil pemantauan hari ini, secara umum stok bahan pokok di pasar dan distributor masih mencukupi,” ujar Aneng.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga di lapangan agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat. Selain itu, koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha juga terus dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi barang ke wilayah Anambas.

“Apabila ada indikasi kenaikan harga yang tidak wajar atau potensi kelangkaan, pemerintah daerah bersama instansi terkait akan segera mengambil langkah penanganan agar stabilitas pasokan dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tambahnya.

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Inpres Tarempa, harga sejumlah bahan pokok terpantau relatif stabil. Harga beras berbagai merek berkisar antara Rp165.000 hingga Rp185.000 per karung ukuran 10 kilogram, sementara untuk ukuran 5 kilogram berada pada kisaran Rp88.000 hingga Rp95.000.

Harga gula pasir tercatat sekitar Rp18.000 per kilogram atau Rp870.000 per karung, sedangkan minyak goreng dijual sekitar Rp120.000 untuk kemasan 5 liter. Komoditas lainnya seperti telur ayam ras dijual sekitar Rp58.000 per papan, dan daging ayam beku berkisar Rp48.000 per kilogram.

Untuk komoditas sayur dan bumbu dapur, bawang merah impor berada di kisaran Rp40.000 per kilogram, bawang merah lokal sekitar Rp30.000 per kilogram, sementara bawang putih juga sekitar Rp40.000 per kilogram. Harga cabai rawit tercatat cukup tinggi yakni sekitar Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai merah panjang berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Selain itu, sejumlah komoditas lain seperti kentang dijual sekitar Rp30.000 per kilogram, tomat Rp25.000 per kilogram, kacang tanah Rp26.000 per kilogram, serta kacang hijau Rp24.000 per kilogram.

Bupati Aneng juga mengimbau para pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan serta tetap menjaga ketersediaan barang selama bulan Ramadan.

“Kami berharap para pedagang tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penimbunan barang. Pemerintah daerah bersama aparat terkait akan terus melakukan pengawasan agar distribusi berjalan lancar dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” katanya.

Secara umum, hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok bahan pokok di Pasar Inpres Tarempa masih tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Distribusi barang dari pemasok juga terpantau berjalan lancar tanpa ditemukan kelangkaan signifikan.

Kegiatan pemantauan yang berlangsung hingga sekitar pukul 10.40 WIB tersebut berjalan aman dan kondusif dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, serta sejumlah awak media.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.( Man )

100

Nilai Kualitas Konten

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like